Ayah di Jambi Perkosa Anak Kandung Hingga Melahirkan

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Muaro Jambi- A, 41 tahun, warga Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi diduga telah memperkosa anak kandungnya sendiri N, 17 tahun. Bahkan N kini telah melahirkan anak dari perbuatan bejat ayah kandungnya tersebut.

Unit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu dibantu Tim Satreskrim Polres Muaro Jambi berhasil meringkus A di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

A diringkus polisi tanpa perlawanan di tempat keluarganya, setelah sebelumnya kabur dan berpindah-pindah tempat persembunyian.

Pria yang sehari-hari beroperasi sebagai seorang petani itu tampak tertunduk lesu saat digiring petugas kepolisian ke ruang pemeriksaan Unit PPA Satreskrim Polres Muaro, Senin, 26 Desember 2022.

“Pelaku tergiur dengan kemolekan tubuh si korban,”kata Kasi Humas Polres Muaro Jambi, AKP Amradi, Senin, 26 Desember 2022.

Pelaku diduga merudapaksa anak kandungnya itu berulang kali, sejak Oktober 2022 hingga November 2022. Perbuatan keji itu dilakukan pelaku di rumahnya di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu.

“Korban telah melahirkan,”jelas Amradi.

Amradi menjelaskan, saat peristiwa tak terpuji itu terjadi, korban sempat berontak. Namun saat itu pelaku mengancam korban untuk mengembalikan seluruh biaya sekolah korban yang sudah dikeluarkan oleh pelaku.

Korban sendiri saat ini tercatat sebagai salah seorang siswi di salah satu SMK di Jambi.

“Karna takut, maka korban menuruti keinginan pelaku,”jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu lembar handuk dan satu stel baju milik korban.

Atas perbuatannya, pelaku terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Ia kini mendekam di sel tahanan Mapolres Muaro Jambi.

Pelaku dikenakan pasal 81 ayat 1 dan ayat 3 juncto pasal 76 D Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014.

“Dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, atau denda maksimal Rp 5 miliar. Diperberat, karena tindak pidana dilakukan oleh ayah kandung, sesuai pasal 3 maka ditambah sepertiga dari ancaman pidana pasal 81 ayat 1,”tandas AKP Amradi. (Red)