Massa Geruduk Kantor Kemenag Jambi, Desak Menteri Yaqut Lantik Pejabat Berintegritas

  • Share
Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Penyelamat Masa Depan Jambi (Geramdaja) mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi. (foto: istimewa)
Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Penyelamat Masa Depan Jambi (Geramdaja) mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi. (foto: istimewa)

SELOKO.ID | JAMBI – Massa mengatasnamakan Gerakan Penyelamat Masa Depan Jambi (Garamdaja) menggelar aksi di depan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Telanaipura, Kota Jambi, Sabtu (09/10/21).

Massa menduga adanya praktek kecurangan penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan yang dilakukan oleh Zoztafia. Ia merupakan calon Kakanwil sekaligus pelaksana tugas Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi.

Zoztafia diduga meminta sejumlah uang ke para kontraktor dan kepala sekolah untuk modal maju sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi.

Menurut massa, indikasi itu diperkuat dengan tidak aktifnya seluruh CCTV yang ada di Kanwil Kemenag Provinsi Jambi.

Bahkan dalam mengikuti asesmen, Zoztafia melobi sejumlah pihak terkait supaya bisa masuk tiga besar sebagai prasyaratan untuk dilantik.

“Berdasarkan pengakuan tim asesmen, saudara Plt (Zoztafia) tidak memenuhi standar nilai untuk masuk ke 3 besar, kenapa tiba-tiba namanya bisa muncul, dan orang yang seharusnya mendapatkan nilai tertinggi dan masuk 3 besar malah tersingkirkan,”tutur Koordinator aksi Garamdaja, Abdullah Saja.

Mereka sebut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah dibohongi oleh bawahannya.

“Kami Gerakan Penyelamat Masa Depan Jambi merasa perlu memperjuangan tegaknya keadilan dan kebenaran demi mendukung program Bapak Presiden, mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas dari praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dan meminta Bapak Menteri Agama melantik orang yang betul-betul berintegritas dan kompeten,”sebut massa.

Massa mengancam jika tuntutan itu tidak diindahkan bakal menggelar aksi susulan, yakni di Istana Presiden RI, KPK, Kajagung, Kapolri dan Kemenag RI.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik 16 pejabat tinggi pratama atau pejabat eselon II, Kemarin, Jum’at (08/10/21), tanpa melantik pejabat tinggi Jambi.

Meski proses tahapan lelang jabatan Kakanwil Kemenag Jambi telah selesai. Belum diketahui pasti penyebab Yaqut tak melantik pejabat Jambi. Namun diduga karena masalah tadi.

Mantan Wakil Sekretaris PP Ansor Korwil Sumatera, Ridwan Balia mengaku sangat terkejut jika kasus tersebut betul-betul terjadi.

“Kalau itu memang ada, sangat disayangkan,” tutur Ridwan.

Ridwan berharap pemilihan pejabat kemenag mengikuti prosedur. Kemenag harus memberikan contoh yang baik ke masyarakat.

“Sebaiknya Kementerian Agama melakukan perbaikan-perbaikan baik tingkat kabupaten/kota maupun wilayah dengan berintegritas, bersih dan menghilangkan unsur-unsur kepentingan,” terangnya.

Ia pun menyarankan Menteri Agama menurunkan Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag ke Jambi, untuk mengusut tuntas tuntutan aksi massa tersebut.

“Asumsi masyarakat seharusnya ditindaklanjuti sama pihak berwajib. Seharusnya juga itjen Kemenag turun, itjen itukan tugasnyamelakukan pengecekan ke personal maupun subtansi yang melakukan penyalahgunaan wewenang,” bebernya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Yazid, belum menjawab pesan WA dikirim wartawan meski centang biru.

Begitu juga dihubungi via telpon yang bernada aktif.

(Red)

  • Share