Minyak ‘Kencing’ di Muaro Jambi

Petugas kepolisian saat berada di lokasi dugaan praktik pemindahan BBM jenis solar dari truk tangki Pertamina di jalan secara ilegal di sebuah warung di Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa, 20 Desember 2022. (foto:ist)
Petugas kepolisian saat berada di lokasi dugaan praktik pemindahan BBM jenis solar dari truk tangki Pertamina di jalan secara ilegal di sebuah warung di Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa, 20 Desember 2022. (foto:ist)

SELOKO.ID, Muaro Jambi – Aksi oknum memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari truk tangki Pertamina di jalan secara ilegal alias ‘kencing di jalan’ diduga terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi.

Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan beredarnya foto dan video truk tangki BBM Pertamina tengah ‘kencing di jalan’ di RT. 12, Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi.

Foto dan vidio dugaan praktik mafia pencurian BBM jenis solar ini viral di media sosial.

Dalam unggahan foto dan vidio yang beredar, memperlihatkan sebuah truk tangki Pertamina berwarna merah putih sedang berhenti di tepi jalan.

(foto:ist)
(foto:ist)

Posisi truk tangki pengangkut BBM solar itu berada di sebelah bangunan warung semi permanen.

Didalam warung, terlihat ada dua orang yang diduga tengah memindahkan solar dari truk tangki ke dalam drum dan jeriken.

Didalam bangunan berdindingkan papan itu juga terdapat selang, sejumlah drum plastik dan jeriken berisi solar.

Viralnya unggahan foto dan vidio di media sosial ini membuat pihak kepolisian bereaksi.

Tim Unit Reskrim Polsek Jaluko bersama Tim Rajawali Polres Muaro Jambi, langsung bergegas menuju lokasi foto dan video viral tersebut, Selasa, 20 Desember 2022.

“Namun saat tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas penimbunan solar hasil ‘kencing’ truk tangki Pertamina,”kata Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja melalui Kasi Humas, AKP Amradi.

Amradi menjelaskan, saat ini pemilik warung yang diduga menjadi tempat penimbunan BBM solar telah diamankan polisi di Polsek Jaluko.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, pemilik warung berinisial A mengaku bahwa video dan foto yang beredar merupakan vidio dan foto lama,”terangnya.

Kasi Humas menuturkan, dihadapan polisi, A mengaku bahwa BBM solar di warungnya saat ini sedang kosong.

Lantaran aktivitas truk angkutan batubara akan diliburkan sementara waktu jelang akhir tahun, maka A tidak lagi menjual solar.

“Saat ini pemilik warung masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”tuturnya.

Selain mengamankan pemilik warung, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya 10 jeriken ukuran 10 liter, 1 drum plastik, 1 drum besi warna merah putih merek Pertamina, 5 jeriken ukuran 25 liter, 1 selang dengan panjang 2 meter serta 3 tandon ukuran 1.000 liter. (Red)