DPRD Muaro Jambi Gelar Paripurna Perubahan APBD 2026, Sahkan Kenaikan Belanja Daerah

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Muaro Jambi- DPRD Kabupaten Muaro Jambi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Muaro Jambi, Selasa, 15 September 2026.

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta ini menjadi momentum penting dalam penetapan arah kebijakan anggaran daerah.

Melalui pembahasan yang dinamis dan ketat bersama badan anggaran legislatif, seluruh fraksi di DPRD Muaro Jambi menyampaikan pendapat akhir terhadap penyesuaian postur anggaran tersebut.

Hadir dalam rapat paripurna ini jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, hingga insan pers.

Dalam forum paripurna tersebut, Pimpinan dan Anggota DPRD Muaro Jambi menekankan pentingnya transparansi serta ketepatan sasaran penggunaan anggaran. Sinergi dan fungsi pengawasan ketat dari legislatif mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, yang hadir langsung mengikuti jalannya sidang.

Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Muaro Jambi atas kerja keras serta dinamika pembahasan yang berjalan konstruktif demi kemajuan daerah.

“Kehadiran Kepala OPD dalam pembahasan bersama legislatif adalah bentuk tanggung jawab moral. Kita harus mengawal dinamika pembangunan secara langsung agar setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati Muaro Jambi.

Dalam laporan yang dibahas bersama DPRD Muaro Jambi tersebut, terungkap adanya penyesuaian signifikan pada postur APBD Perubahan 2026.

Pendapatan daerah naik sebesar Rp4,288 miliar, dari semula Rp1,293 triliun menjadi Rp1,297 triliun. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan pendapatan transfer serta penyesuaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Belanja daerah mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp63,9 miliar, dari sebelumnya Rp1,328 triliun melonjak menjadi Rp1,392 triliun.

DPRD Muaro Jambi memberikan sejumlah catatan evaluasi kritis agar penambahan belanja daerah tersebut benar-benar dialokasikan pada program prioritas pelayanan publik dan infrastruktur masyarakat.

Pemerintah Daerah berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh catatan serta masukan dari fraksi-fraksi DPRD Muaro Jambi agar program pembangunan yang telah disepakati dapat segera dirasakan manfaatnya secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi. (eco)