Aktivis Agraria Rajali Bergabung ke PDI Perjuangan

Rajali bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muhammad Guntur.
Rajali bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muhammad Guntur.

SELOKO.ID, Tanjung Jabung Timur-Aktivis agraria Rajali resmi bergabung dengan PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

Aktivis yang dikenal tegas dan berani itu kini telah menjadi Kader PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Rajali tercatat sebagai anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur periode 2025–2030, yang diketuai oleh Muhammad Guntur.

Keputusan Rajali bergabung ke partai berlambang kepala banteng moncong putih itu tentu menjadi warna baru, mengingat rekam jejak politiknya yang pernah berlabuh ke sejumlah partai politik.

Rajali bukan wajah baru bagi PDI Perjuangan. Perjalanan politiknya justru berawal dari partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut, sebelum kemudian ia berkiprah di partai lain seperti PKS dan sempat mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI melalui Partai Buruh.

Rajali juga pernah berlabuh di Partai NasDem meski dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kini, Rajali menyatakan dirinya kembali ke PDI Perjuangan, tempat yang ia sebut sebagai “rumah perjuangan”.

“Ini adalah keputusan yang saya ambil dengan penuh pertimbangan. Saya kembali untuk melanjutkan perjuangan bersama rakyat, terutama petani yang selama ini menjadi fokus advokasi saya,” kata Rajali kepada wartawan, Selasa 2 Desember 2025.

Sebagai aktivis agraria, Rajali dikenal konsisten membela kepentingan petani dan menyoroti berbagai persoalan lahan, serta tata kelola sumber daya alam di wilayah pesisir.

Pengalamannya berinteraksi langsung dengan masyarakat akar rumput, menjadikan Rajali figur yang mudah diterima di basis konstituen PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muhammad Guntur memberi sambutan hangat dan menilai keputusan Rajali merupakan tambahan energi positif bagi partai.

Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dua periode itu menegaskan, bahwa PDI Perjuangan terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berjuang untuk rakyat.

“Rajali adalah pejuang. Ia sudah membuktikan kiprahnya dan sekarang ia pulang. Kami menyambutnya dengan penuh hormat,” tutur Muhammad Guntur.

Kembalinya Rajali ke PDI Perjuangan dinilai akan memperkuat konsolidasi basis pemilih, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi sentra pertanian.

Momentum ini juga menjadi penanda bahwa PDI Perjuangan Tanjung Jabung Timur terus menarik perhatian tokoh-tokoh potensial, yang ingin memperjuangkan aspirasi rakyat secara lebih nyata.

Dengan bergabungnya Rajali, dinamika internal partai diprediksi semakin solid menuju kontestasi politik 2029 mendatang.

Publik kini menanti langkah nyata berikutnya dari aktivis agraria tersebut, dalam struktur partai maupun perjuangan di tengah masyarakat. (*)