Cerita Warga Jambi Berusaha Dapat Vaksin, Hingga Kunjungi 5 Lokasi

  • Share
Ira, warga Jambi divaksinasi di pos penyekatan Aurduri I.
Ira, warga Jambi divaksinasi di pos penyekatan Aurduri I.

SELOKO.ID | JAMBI – Vaksinasi COVID-19 di Jambi tidak selalu mudah untuk didapatkan. Kadang kala butuh upaya hingga perjuangan agar dapat menerima imunisasi tersebut.

Seperti yang dialami Ira Maya (28), warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Dia telah mengunjungi salah satu mal sebanyak 2 kali demi mendapatkan vaksin.

Pada hari pertama dia mendapatkan kondisi stok vaksin sudah habis. Sedangkan kedatangan berikutnya, formulir dan nomor antrian saja tidak dapat, walaupun datang saat pagi hari. Terpaksa dia kembali ke tempatnya bekerja dengan kondisi belum divaksinasi.

“Yang hari keduanya itu formulir dan nomor antriannya habis. Jadi, yang tidak dapat nomor antrian disuruh balik,” ujarnya, Senin (30/8).

Tidak berhenti berupaya, Ira kembali mendatangi lokasi vaksinasi di Transmart Jambi dan Yello Hotel yang diadakan Polda Jambi, Rabu (25/8). Namun, ketika pukul 07.00 WIB lokasinya sudah ramai.

Banyak warga yang harus berdiri dan berbaris menunggu giliran di sana. Kursi untuk menunggu di sana sangat terbatas.

Bahkan sempat berdesak-desakan, sehingga sulit menjalankan protokol kesehatan. Tidak heran, kabarnya ada 5 orang yang pingsan.

Sebagian masyarakat di sana hadir sejak pukul 06.00 WIB. Namun, tidak mendapatkan nomor antrian vaksinasi.

Sedangkan Ira sendiri yang sudah melihat keadaan sudah ramai dan berdesak-desakan, mengurungkan niatnya untuk vaksinasi di sana. Dia tidak ingin berdesak-desakan dan tertular COVID-19.

“Saya datang jam 07.00 WIB. Parkir di dalam tak bisa. Saat sudah ramai nian. Seperti orang nonton konser. Saat pukul 08.00 WIB, baru meja dan peralatan vaksin disiapkan,” tuturnya.

Namun, Ira tidak putus asa. Setelah mendengar kabar ada pelaksanaan vaksinasi di pos penyekatan Kota Jambi, Ira ke sana.

Ia menemukan keadaan yang berbeda di lokasi sebelumnya. Antrian vaksinasi di pos penyekatan tidak terlalu ramai. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 di lokasi itu.

Disampaikan oleh Ira, dirinya ingin divaksinasi bukan hanya untuk kesehatan. Tetapi juga karena pihak toko tempatnya bekerja menuntut segera divaksinasi.

“Pihak toko tempat bekerja juga menyuruh untuk divaksinasi. Terus kemana-mana harus sudah divaksinasi,” tuturnya.

Tidak hanya Ira. Pemuda bernama Eka Gada (22), warga Aurduri, Kota Jambi, juga mendatangi berbagai lokasi untuk mendapatkan vaksin.

Sudah 4 lokasi dikunjunginya, yang di antaranya kawasan Buluran Kota Jambi, Mall Jamtos, gedung Universitas Islam Negeri (UIN), dan Tugu Juang. Tapi tidak dapat vaksin.

Tidak hanya itu, Gada pernah pernah mengunjungi puskesmas. Tapi, saat dia datang stok vaksin di sana sudah habis.

Namun, dia tidak berhenti mencari informasi tentang pelaksanaan vaksinasi. Dia kemudian datang ke lokasi penyekatan. Barulah Gada mendapatkan vaksin dosis pertama.

Dari pengalamannya, Gada berharap dinas kesehatan dapat mengunjungi rumah-rumah penduduk untuk memberikan vaksin. Sehingga target vaksinasi di Provinsi Jambi segera tercapai.

“Tenaga kesehatan mendatangi rumah penduduk satu per satu. Maksudnya, yang datang unit terkecil, yakni puskesmas. Karena target vaksinasi belum mencapai 100 persen,” pungkasnya. (Sob)

  • Share