Waspada Banjir, Camat Rantau Rasau Imbau Orang Tua Pantau Anak dan Ancaman Hewan Liar

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Tanjung Jabung Timur- Intensitas air laut yang mulai meningkat di wilayah pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi memaksa pemerintah setempat untuk memperketat pengawasan.

Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani, S.E., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air yang mulai memasuki sejumlah titik pemukiman, terutama akibat pengaruh pasang laut dari wilayah Kecamatan Nipah Panjang.

​Camat menyampaikan, bahwa kondisi genangan masih masuk dalam kategori pasang-surut normal, namun beberapa titik mulai menunjukkan tren kenaikan air.

​”Belum ada yang terdampak. Masih pasang surut, cuma di beberapa tempat air mulai naik seperti di Simpang Geulis dan Marga Mulya,” kata Camat Rantau Rasau, Muhammad Yani kepada seloko.id, Senin 5 Januari 2026.

​Selain faktor pasang laut, wilayah Rantau Jaya juga dilaporkan mengalami kendala pembuangan air akibat curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi ini diperparah dengan adanya arus pasang dari Nipah yang menghambat aliran air ke luar.

​Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kecamatan Rantau Rasau menyatakan telah melakukan sosialisasi mitigasi secara berkala.

Imbauan disampaikan melalui berbagai forum masyarakat, mulai dari pertemuan tingkat desa, apel pagi di kantor kecamatan, hingga kegiatan keagamaan seperti pengajian Jum’at Paing di Bandar Jaya dan Jumat Wage di Rasau 2.

​Camat Rantau Rasau menekankan dua poin penting yang harus diperhatikan warga selama periode air tinggi, yakni pengawasan terhadap anak-anak dan ancaman satwa berbisa.

​”Harapan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati dengan kondisi air pasang saat ini. Terutama untuk selalu mengawasi anak-anak dan bahaya terhadap binatang berbisa yang sewaktu-waktu bisa masuk ke rumah pada saat kondisi air tinggi,” tandas Camat Rantau Rasau. (Eko)