SELOKO.ID, Jambi- Si jago merah melahap gudang sembako milik PT Dunia Aneka Usaha di Jalan Dharma Wangsah, Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Jum’at malam 9 Januari 2026.
Insiden ini memakan korban dari pihak petugas pemadam kebakaran yang berjibaku melakukan pemadaman api.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada pukul 18.57 WIB melalui layanan Call Center 112.
Respons cepat ditunjukkan petugas Damkar yang tiba di lokasi hanya dalam waktu 10 menit setelah laporan masuk. Namun, material di dalam gudang yang terbakar membuat pertarungan melawan api menjadi tidak mudah.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi yang memimpin langsung pemadaman mengungkapkan, bahwa pihaknya menghadapi kendala serius karena karakteristik objek yang terbakar.
”Di dalam gudang terdapat stok minyak goreng kemasan dalam jumlah besar. Ini masuk kategori kebakaran Kelas B yang sangat mudah merambat,” ujar Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi.
Asap hitam pekat dari plastik kemasan dan minyak yang mendidih memenuhi ruangan, membuat jarak pandang terbatas dan suhu di dalam area melonjak drastis.
Sebanyak 65 personel dan 11 unit armada, termasuk armada supply dan rescue diterjunkan untuk memadamkan api, agar tidak menjalar ke pemukiman warga.
Dalam upaya pemadaman yang berlangsung selama 50 menit tersebut, satu orang personel dari Pleton III Mako Damkar, Muhazirin dilaporkan tumbang.

Muhajirin mengalami sesak napas akibat menghirup asap kimia dari material yang terbakar.
Tim medis dari PSC 119 yang berada di lokasi bergegas memberikan tindakan darurat. Muhazirin langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Dugaan sementara, api berasal dari hubungan pendek arus listrik. Percikan api kemudian menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti tumpukan plastik pembungkus dan stok minyak sayur yang memicu ledakan api.
”Kami menggunakan sekitar 28.000 liter air dan 30 liter cairan liquid foam Bindoil untuk menjinakkan api,” ungkap Mustari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dari pihak karyawan gudang maupun warga sekitar. Disisi lain untuk total kerugian materiil yang dialami PT Dunia Aneka Usaha, masih dalam proses penghitungan oleh pihak berwenang. (Eko)
