Amankan Arus Mudik 2026, Dishub Tanjabtim Siagakan 25 Personel di Titik Strategis

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Tanjung Jabung Timur- Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, mengerahkan 25 personel untuk memperkuat pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

Penempatan personel difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan dan pusat aktivitas warga guna menjamin kelancaran mobilitas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tanjung Jabung Timur, H. Taufik Hidayat, S.S.T.P, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap operasi kemanusiaan tahunan yang dipimpin oleh kepolisian.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan pada tahun ini.

“Kami menurunkan 25 personel yang akan bersinergi dengan jajaran Polres Tanjung Jabung Timur serta instansi terkait lainnya. Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik merasa aman dan nyaman,” ujar Taufik Hidayat.

Para personel tersebut akan disebar ke sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan).

Selain bertugas mengatur arus lalu lintas, petugas Dishub juga diinstruksikan untuk proaktif memberikan informasi navigasi serta bantuan teknis ringan bagi para pemudik yang melintasi wilayah pesisir timur Jambi tersebut.

Taufik menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi dinamika di lapangan.

Wilayah Tanjung Jabung Timur yang memiliki karakteristik jalur lintas antar-kecamatan dan akses menuju pelabuhan rakyat menuntut pengawasan ekstra, terutama pada jam-jam puncak.

“Personel kami tidak hanya diam di pos, tetapi juga melakukan pemantauan di titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar tumpah atau area persimpangan yang rawan hambatan,” jelasnya.

Operasi Ketupat 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama masa libur panjang Idul Fitri. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan unsur TNI menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menjaga ketertiban umum.

Pihak Dishub juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mengecek kelaikan kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Harapan kita bersama, arus mudik dan balik di wilayah Tanjung Jabung Timur tahun ini berjalan tertib, lancar, dan tanpa kendala berarti,” tandas Taufik.

Langkah antisipasi ini diharapkan mampu mempertahankan tren positif pengelolaan arus mudik di Jambi, di mana kenyamanan aksesibilitas menjadi prioritas utama bagi warga yang ingin merayakan kemenangan di kampung halaman. (Eko)