Buruh Tani Ditemukan Meninggal Tertindih Motor di Merangin, Polisi Sigap Evakuasi

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Merangin- Warga Desa Aur Beduri, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi mendadak geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan jalan PT Sesra Lama, Kamis siang, 16 April 2026, sekitar pukul 12.10 WIB.

Korban yang diketahui bernama Pardi (56), seorang buruh tani asal Desa Batang Kibul, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi tertindih sepeda motor Honda Revo miliknya.

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bangko, IPTU Adri Sukam, S.Pd, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya langsung terjun ke lokasi begitu mendapat laporan dari masyarakat.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sariman (45) yang sedang melintas. Saat itu, ia dipanggil oleh warga lain yang mengabarkan ada pengendara yang terjatuh.

“Saksi bersama warga lainnya segera menghampiri lokasi. Saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas, dengan posisi tertindih motor Honda Revo bernomor polisi BH 5956 YE,” kata Kapolsek Bangko, IPTU Adri Sukam.

Khawatir dengan kondisi korban, saksi Sunarto kemudian menghubungi Kepala Desa Aur Beduri yang diteruskan ke Bhabinkamtibmas Polsek Bangko, AIPDA Zuhri.

Tak butuh waktu lama, tim dari Polsek Bangko dipimpin langsung oleh Kapolsek segera tiba di TKP untuk melakukan pengamanan.

Tim gabungan dari Piket Pamapta dan Satreskrim Polres Merangin serta Polsek Bangko langsung memasang garis polisi (police line).

Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju RSUD Kolonel Abunjani Bangko sekitar pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dr. Aprinal Alfajri, korban diduga kuat meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung.

“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan bahwa kematian korban diduga disebabkan oleh penyakit jantung,” jelas Kapolsek.

Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BH 5956 YE, tas hitam berisi dompet dan uang tunai Rp 295.000,
identitas berupa SIM C, KTP dan STNK.

Kemudian 4 jenis obat-obatan berbentuk pil dan satu jenis obat herbal, serta barang pribadi lainnya seperti rokok, parfum dan topi.

IPTU Adri Sukam menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah prosedural mulai dari mendatangi TKP, mencari keterangan saksi, hingga melakukan pengumpulan bahan keterangan.

“Saat ini jenazah sudah berada di rumah sakit dengan didampingi pihak keluarga. Sementara barang bukti telah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Merangin untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tandas Kapolsek Bangko.

Aksi Cepat Kapolsek Bangko IPTU Adri Sukam Tuai Pujian Warga

Aksi cepat tanggap dan humanis yang ditunjukkan Kapolsek Bangko, IPTU Adri Sukam beserta jajaran mendapat apresiasi dari warga Aur Beduri.

Proses evakuasi yang berjalan kondusif, serta pengamanan barang berharga milik korban, termasuk uang tunai dan dokumen identitas, dinilai sangat profesional.

“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Pak Kapolsek Bangko dan anggotanya. Penanganannya sangat cepat dan membuat warga merasa tenang, meski ada kejadian yang menghebohkan seperti ini,” ujar salah seorang warga di lokasi.

IPTU Adri Sukam menegaskan, bahwa pihaknya akan selalu mengedepankan pelayanan prima dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. (Eko)