SELOKO.ID, Muaro Jambi- Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Kali ini, sebuah lahan perkebunan sawit milik warga yang berada di kawasan RT 22, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, hangus dilalap si jago merah pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo mengatakan, Peristiwa kebakaran ini diduga kuat terjadi akibat adanya aktivitas pembakaran sampah di area depan dan belakang rumah warga yang lepas kendali, hingga akhirnya merembet dan membakar area perkebunan sawit yang berada di sekitarnya.
Laporan mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh petugas piket Pos Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi sekitar pukul 14.10 WIB.
Seorang warga setempat mendatangi langsung posko pemadam untuk melaporkan adanya kobaran api yang mulai meluas di lokasi kejadian.
“Merespons laporan tersebut, tim dari Regu 1 Pos Wilayah Mako langsung bergerak cepat. Menggunakan satu unit armada pemadam dengan nomor polisi BH 8019 GZ, sebanyak enam personel Satgas Damkar dikerahkan menuju lokasi dengan waktu keberangkatan pukul 14.13 WIB,”kata Sekdis Damkar dan Penyelamatan Muaro Jambi, Herman Susilo lewat keterangan tertulis yang diterima Seloko.id, Sabtu 18 Juli 2026.
Ia menjelaskan, jarak tempuh sejauh 3 kilometer pulang-pergi berhasil dilalui petugas tanpa hambatan berarti di perjalanan.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Operasi sekaligus Korwil Damkar, Hendro, bersama Komandan Regu, Bustami, langsung melakukan tindakan lokalisir area.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman secara intensif serta pendinginan menyeluruh pada objek lahan yang terbakar.
Sebanyak 4.000 liter air dihabiskan untuk memastikan kobaran api benar-benar padam dan tidak meluas ke area permukiman warga terdekat.
“Setelah api berhasil dijinakkan, personel Damkar juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi tempat kejadian kebakaran, guna memastikan tidak ada lagi sisa bara api,”ungkap Herman Susilo.
Operasi pemadaman dan pendinginan ini dinyatakan selesai pada pukul 15.10 WIB. Setelah situasi di lokasi dipastikan aman dan kondusif, seluruh personel beserta armada pemadam bertolak kembali dan tiba di Pos Mako pada pukul 15.51 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik lahan diimbau untuk lebih waspada dan tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di kemudian hari. (Red)
