Dramatis! Got Harus Dibongkar Pakai Jack Hammer, Damkar Kota Jambi Evakuasi 2 Ular Sanca Raksasa Bobot 80 Kg

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Jambi- Aksi dramatis dilakukan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi pada Kamis, 30 Juli 2026.

Petugas harus berjibaku membongkar beton penutup selokan demi mengevakuasi dua ekor ular sanca kembang berukuran raksasa.

Peristiwa ini terjadi di kawasan bangunan bekas (eks) kantor BPJS yang kini dijadikan gudang arsip, tepatnya di Lorong Kapten, Kelurahan Simpang IV, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi mengatakan, evakuasi satwa liar tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga melalui layanan WhatsApp Damkar.

Laporan masuk ke mako Damkar sekitar pukul 17.07 WIB. Menanggapi laporan tersebut, satu tim dari Pleton 1 Mako yang dipimpin langsung oleh Komandan Regu (Danru) 2 langsung bergerak cepat menuju lokasi.

“Jarak tempuh ke lokasi sekitar 2,1 kilometer, dan tim tiba dalam waktu enam menit setelah laporan diterima,” kata Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi.

Namun, sesampainya di lokasi, petugas di lapangan dihadapkan pada situasi yang cukup sulit. Dua ekor ular sanca tersebut ternyata bersembunyi di tengah-tengah got sepanjang kurang lebih 8 meter. Apesnya, bagian atas got tersebut telah ditutup rapat oleh coran semen yang tebal.

Melihat posisi ular yang sulit dijangkau, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas demi keamanan warga sekitar. Menggunakan mesin pembongkar beton atau jack hammer, petugas membobok coran semen tepat di atas titik persembunyian ular.

“Hambatannya memang posisi ular berada di dalam got yang ditutup cor. Anggota terpaksa melakukan pembobokan coran di atas ular tersebut menggunakan mesin jack hammer, agar bisa menjangkau dan menangkap kedua ular sanca itu,” jelas Mustari.

Setelah beton berhasil dilubangi, enam personel Damkar yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap langsung beraksi menggunakan peralatan khusus seperti stick grab dan stick hook.

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan memakan waktu hingga 2 jam 30 menit. Setelah melalui drama penangkapan di bawah saluran air, kedua ular sanca kembang tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dengan aman dan lancar. Demi keselamatan, mulut kedua ular tersebut langsung dilakban oleh petugas.

Ukuran kedua ular tersebut terbilang sangat fantastis, ular pertama memiliki panjang kurang lebih 4 meter dengan berat mencapai 50 kilogram. Sedangkan ular kedua memiliki panjang kurang lebih 3,5 meter dengan berat mencapai 30 kilogram.

Jika ditotal, kedua ular yang bersarang di pemukiman warga tersebut memiliki bobot mencapai 80 kilogram.

“Pelayanan evakuasi ini kami lakukan secara Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas, serta berpedoman pada Permendagri No. 114 Tahun 2018, tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota,” tegas Mustari Affandi.

Setelah memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif tanpa adanya korban luka maupun kerugian material dari warga, tim Damkartan Kota Jambi akhirnya kembali ke Mako pada pukul 19.12 WIB.

Kedua ular sanca raksasa tersebut kini telah diamankan untuk nantinya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk. (eco)