SELOKO.ID, Muaro Jambi- Kepolisian Sektor Sungai Gelam, Resor Muaro Jambi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Bersama Pemerintah Desa Sido Mukti, personel kepolisian turun langsung ke sawah untuk melaksanakan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026, Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan pertanian RT. 14, Desa Sido Mukti, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Gelam, Iptu Doli Dongoran.
Pantauan di lapangan, suasana kebersamaan begitu kental terasa. Mengenakan seragam dinas yang dipadukan dengan sepatu bot, para personel kepolisian tidak canggung berbaur dengan perangkat desa dan warga setempat untuk menanam bibit jagung varietas Bhayangkara di lahan seluas dua hektar.
Kapolsek Sungai Gelam, Iptu Doli Dongoran menegaskan, bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai motor penggerak sektor strategis, termasuk pertanian.
“Program penanaman jagung ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan adalah kerja kolektif. Polri hadir bukan sekadar administratif, tapi terjun langsung memberikan aksi nyata di lapangan,” ujar Kapolsek Sungai Gelam, Iptu Doli Dongoran.

Langkah responsif Kapolsek Iptu Doli Dongoran ini pun mendapat apresiasi luas. Di bawah kepemimpinannya, Polsek Sungai Gelam dinilai proaktif dalam merangkul warga untuk mengoptimalkan potensi desa, demi menghadapi tantangan ekonomi dan ancaman krisis pangan global.
Pemerintah Desa Sido Mukti menyambut hangat inisiatif ini. Kehadiran aparat kepolisian di tengah lahan pertanian dianggap menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi para petani setempat.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi ini. Kehadiran Pak Kapolsek dan jajarannya memberi semangat baru bagi masyarakat. Kami berharap program berkelanjutan seperti ini terus berjalan, sehingga kemandirian pangan di desa kami benar-benar terwujud,” ungkap perwakilan perangkat desa.

Kegiatan yang diawali dengan doa bersama ini menjadi simbol bahwa langkah kecil menanam hari ini adalah investasi besar untuk masa depan.
Melalui benih-benih yang ditanam dengan penuh kesungguhan, diharapkan hasil panen nanti dapat memperkuat ekonomi warga, sekaligus menjamin ketersediaan pangan di wilayah Muaro Jambi.
Kemandirian pangan memang tidak dibangun lewat narasi panjang, melainkan melalui keringat dan kerja keras bersama di atas tanah yang dijaga dengan sungguh-sungguh.
(Eko)
