SELOKO.ID, Jambi- Semangat regenerasi atlet daerah Jambi kembali menyala. Ratusan pemanjat tebing muda dari berbagai kabupaten dan kota tumpah ruah di Ruang Terbuka Hijau Ratu Pinang Masak Angso Duo, Kota Jambi, Jum’at sore, 31 Juli 2026.
Mereka bersiap menguji ketangguhan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing yang digelar oleh Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi.
Ajang bergengsi tingkat regional ini dibuka langsung oleh Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) FPTI, Rahmad Heru Syafutra.
Kehadiran Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jambi Novriadi, serta Wakil Ketua Umum III KONI Provinsi Jambi Cecep Suryana menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung serius untuk memetakan kekuatan atlet Jambi di masa depan.
Dalam arahannya, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi mengapresiasi tingginya partisipasi para atlet.
Mat Sanusi menyebut, panjat tebing sebagai cabang olahraga yang menuntut perpaduan sempurna antara kekuatan fisik, ketahanan mental dan disiplin tinggi.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme ratusan atlet yang hadir dan siap berlaga dalam Kejurprov ini. Panjat tebing membutuhkan ketahanan fisik, fokus mental dan disiplin tinggi. Kompetisi seperti ini harus terus digalakkan sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan juara-juara baru yang akan mengharumkan nama Provinsi Jambi,” ungkap Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi.

Menurutnya, intensitas kompetisi resmi di tingkat provinsi adalah fondasi utama penguatan prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan.
Melalui ajang seperti inilah, bakat-bakat potensial dapat dipetakan secara terukur dan dievaluasi pembinaan tekniknya.
Lebih dari sekadar perebutan medali di dinding panjat, Kejurprov kali ini juga menjadi tonggak pembenahan manajemen olahraga di Jambi.
KONI Jambi berkomitmen memasukkan seluruh rekam jejak performa, catatan waktu, dan capaian para peserta ke dalam sistem Bank Data Atlet Berprestasi.
Langkah digitalisasi ini dinilai krusial untuk mempermudah pemetaan kekuatan kontingen saat menghadapi ajang nasional mendatang.
“Kami meminta pengurus FPTI dan tim pelatih memanfaatkan ajang ini untuk menjaring pemanjat berbakat yang punya mental petarung. Pembinaan akan kami dongkrak secara ilmiah melalui implementasi sport science secara bertahap,” ujar Mat Sanusi.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan Kejurprov sebagai jembatan menuju prestasi yang lebih tinggi.
KONI Jambi bersama pengurus cabang olahraga berkomitmen penuh mengawal pembinaan para juara, agar memiliki masa depan prestasi yang jelas dan terarah.
Lonjakan jumlah peserta yang mencapai ratusan orang ini mendapat sambutan positif dari FPTI Jambi.
Wakil Ketua Umum FPTI Jambi, Eriyadi menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh KONI Jambi di bawah kepemimpinan Mat Sanusi.
“Jumlah peserta yang menyentuh angka ratusan ini mencerminkan lonjakan minat generasi muda terhadap panjat tebing di daerah. Ini sinyal bagus untuk masa depan cabang olahraga kita,” kata Wakil Ketua Umum FPTI Jambi, Eriyadi.
Selama kejuaraan berlangsung, para atlet akan bertarung di beberapa nomor perlombaan sesuai dengan standar regulasi nasional.
FPTI Jambi menargetkan kompetisi berjalan ketat dan kompetitif, sehingga mampu melahirkan delegasi terbaik yang siap mewakili Jambi pada kejuaraan resmi berikutnya.
Melalui pembukaan Kejurprov 2026 ini, Provinsi Jambi kembali menegaskan komitmennya, bahwa membangun prestasi olahraga tidak dapat dilakukan dengan cara instan, melainkan wajib melalui kompetisi yang berjenjang, pengelolaan data yang tertata, serta pembinaan yang terukur. (eco)
