SELOKO.ID, Jambi- Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi berhasil mengevakuasi seekor ular jenis King Koros dari pemukiman warga di Kompleks Beliung Indah, Kota Jambi, Jumat siang 9 Januari 2026.
Ular dengan panjang sekitar 2 meter tersebut sempat memicu kekhawatiran penghuni rumah, sebelum akhirnya diamankan petugas.
Peristiwa ini bermula saat seorang warga bernama Ira menghubungi layanan WhatsApp darurat Damkar di nomor 08117113113 pada pukul 14.13 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Regu III Pos Alam Barajo langsung dikerahkan menuju lokasi.
Dalam catatan operasional, tim yang dipimpin oleh Komandan Regu (Danru) III, Abdul Mutalib HS menunjukkan respon cepat. Hanya berselang lima menit setelah laporan diterima, 4 personel berangkat menggunakan armada roda dua untuk menembus kepadatan lalu lintas.
”Tim tiba di lokasi pada pukul 14.24 WIB dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer. Prioritas utama adalah memastikan keamanan penghuni rumah, dan mencegah ular berpindah ke area yang sulit dijangkau,” Kata Kadis Damkartan Kota Jambi lewat keterangan tertulisnya yang diterima seloko.id.
Di lokasi kejadian, petugas mendapati ular King Koros dengan berat sekitar satu kilogram sedang berada di area rumah pelapor. Dengan menggunakan peralatan khusus berupa stik penjepit dan pengait, petugas melakukan penanganan secara hati-hati.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih 55 menit. Untuk memastikan keamanan saat proses pemindahan, petugas melakban bagian mulut ular tersebut.
“Evakuasi berjalan aman dan lancar. Langkah penanganan kami tetap berpedoman pada standar teknis SPM Sub Urusan Kebakaran sesuai Permendagri No. 114 Tahun 2018,” ungkap Mustari.
Operasi ini diklaim mengedepankan prinsip 5T, yaitu Terencana, Terukur, Terarah, Terlayani, dan Tuntas. Setelah dipastikan area rumah warga steril dari gangguan reptil tersebut, tim kembali ke Mako Damkar pada pukul 15.13 WIB.
Pihak Damkartan Kota Jambi terus mengimbau warga agar segera melaporkan melalui saluran resmi jika menemukan hewan berbisa atau predator yang masuk ke lingkungan rumah, guna menghindari penanganan mandiri yang berisiko bagi keselamatan warga. (Eko)
