Geliatkan Ekonomi, Dinas Perhubungan Tanjab Timur Hidupkan Kembali Dermaga Kuala Jambi

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Jambi- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi mulai tancap gas mengoptimalkan infrastruktur maritim di wilayahnya.

Dermaga Kuala Jambi, yang selama ini dinilai memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal, diprediksi akan segera dibanjiri aktivitas kapal barang, menyusul langkah strategis perbaikan birokrasi pelabuhan.

Langkah nyata ini diawali dengan kerja sama antara Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Timur dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Sabak Timur.

Mulai Januari 2026, KSOP resmi menerjunkan personelnya untuk bersiaga langsung di dermaga tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, H. Taufik Hidayat, S.S.T.P., mengungkapkan, bahwa kunci utama untuk menghidupkan dermaga adalah efisiensi pelayanan.

Selama ini, kendala administrasi seringkali menjadi hambatan bagi pemilik kapal barang untuk bersandar.

“Kami menempatkan 3 hingga 5 personel KSOP di Dermaga Kuala Jambi. Tujuannya jelas, agar proses olah gerak kapal dan pengurusan dokumen administrasi kepelabuhanan bisa selesai di tempat, lebih cepat, dan lebih mudah,” kata Taufik Hidayat kepada wartawan, Kamis 8 Januari 2026.

Dengan adanya jemput bola pelayanan ini, para nakhoda dan pengusaha logistik tidak perlu lagi menempuh birokrasi yang berbelit, atau menempuh jarak jauh hanya untuk urusan dokumen.

Efisiensi ini diyakini akan menjadi daya tarik utama bagi kapal-barang untuk menjadikan Kuala Jambi sebagai titik bongkar muat mereka.

Optimisme Taufik bukan tanpa alasan. Hidupnya aktivitas tambat labuh di Kuala Jambi diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi lokal.

Secara makro, hal ini diproyeksikan bakal mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui sektor retribusi pelabuhan.

Secara mikro, keramaian di dermaga dipastikan akan menghidupkan sektor pendukung lainnya, seperti logistik darat, warung-warung kecil, hingga jasa kuli panggul di sekitar area pelabuhan.

“Target utama saya adalah menghidupkan kembali marwah Dermaga Kuala Jambi. Jika kapal ramai bersandar, PAD kita naik, dan yang paling penting, kesejahteraan masyarakat di sekitar pesisir juga ikut terangkat,”tandas Taufik Hidayat mengakhiri keterangannya. (Eko)