Mempererat Silaturahmi, Masyarakat Nipah Panjang Hidupkan Tradisi Doa Bersama Jelang Ramadan ​

(foto:ist)
(foto:ist)

SELOKO.ID, Tanjung Jabung Timur- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ribuan masyarakat Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui tradisi doa bersama.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya Al-Hidayah, Kelurahan Nipah Panjang Satu, pada Rabu 28 Januari 2026 malam ini, menjadi momentum penguatan kohesi sosial bagi masyarakat di pesisir Jambi tersebut.

​Sejak selepas waktu Magrib, suasana khidmat mulai terasa saat jemaah laki-laki dan perempuan berbondong-bondong memadati ruang utama masjid.

Agenda utama malam itu adalah pelaksanaan doa selamat bulan Sya’ban serta sedekah arwah, sebuah tradisi mengirimkan doa bagi para leluhur yang telah berpulang.
​
​Meskipun tradisi serupa kerap dilakukan secara personal oleh warga, kegiatan kali ini memiliki nilai berbeda. Acara ini merupakan program perdana yang diinisiasi secara kolektif oleh Badan Pengurus Masjid Raya Al-Hidayah di bawah pimpinan Ustaz H. Heli Januardi.

​”Ini merupakan program baru di Masjid Raya Al-Hidayah. Baru kali ini kita laksanakan secara bersama-sama dengan masyarakat secara luas, yakni sedekah arwah dan doa selamat menyambut Ramadan,” kata salah satu pengurus Masjid Raya Al Hidayah Nipah Panjang, Rabu 28 Januari 2026.

​Pihak pengelola masjid mencatat antusiasme yang luar biasa dari warga. Saf masjid tampak penuh sesak oleh ribuan warga yang hadir. Tidak hanya sekadar berdoa, warga juga secara sukarela membawa makanan untuk dinikmati bersama, sebuah simbol gotong royong yang masih kental di Nipah Panjang.

​Kehadiran tokoh penting daerah, mulai dari Camat Nipah Panjang, Lurah Nipah Panjang Satu, hingga unsur pimpinan dari TNI (Danramil) dan Polri (Kapolsek), serta jajaran Kejaksaan (Kacabjari), menegaskan pentingnya acara ini sebagai ruang komunikasi antara pemerintah dan warga.

​Kegiatan ini dipandang bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebagai upaya menjadikan masjid sebagai pusat penguatan hubungan antar warga.

​”Mudah-mudahan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin tahunan kita,” tambah pihak pengurus masjid.

(foto:ist)
(foto:ist)

​Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat. Bagi masyarakat Nipah Panjang, momentum ini dimanfaatkan untuk bersilahturahmi dan saling memaafkan sebelum memasuki bulan suci Ramadan. (Eko)