SELOKO.ID, Batang Hari- Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Jambi mengumumkan tiga besar nama kandidat untuk mengisi posisi Kepala Dinas Kesehatan.
Berdasarkan pengumuman Nomor: 800.1.2.6/18/Pansel-JPTP/2025, Almi Cab, SKM., keluar sebagai kandidat dengan nilai tertinggi.
Almi Cab, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan pada dinas Dinas Kesehatan Batang Hari, memperoleh nilai 70,11.
Dengan pangkat Pembina Tk. I (IV/b), Almi mengungguli dua pesaing terdekatnya dalam bursa perebutan kursi Kepala Dinas Kesehatan Batang Hari.
Di posisi kedua, ditempati oleh Apriyeldi, S.Kep. Pejabat yang kini menduduki posisi Kepala Bidang Pelayanan, Pendataan, dan Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah pada Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) tersebut mendapat nilai 70,04.
Meski memiliki latar belakang pendidikan keperawatan, selisih tipis 0,07 poin menunjukkan persaingan yang cukup ketat di level puncak.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Prihadi, SKM., M.Kes. Pejabat senior dengan pangkat Pembina Tk. I (IV/b) yang menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan pada Sekretariat Daerah itu mendapat nilai 68,46.

Penetapan hasil akhir ini merupakan kelanjutan dari rangkaian proses seleksi yang telah berjalan sejak September 2025 lalu.
Dalam dokumen itu, Panitia Seleksi (Pansel) merujuk pada beberapa landasan hukum utama, diantaranya Surat Kepala BKN Nomor: 14648/R-AK.02.03/SD/K/2025 tertanggal 17 September 2025 mengenai persetujuan rencana seleksi.
Kemudian Keputusan Bupati Batang Hari Nomor 361 Tahun 2025 tentang pembentukan Pansel dan Berita Acara Pansel Nomor: 14/BA/Pansel-JPTP/2025 yang ditandatangani pada tanggal 30 Desember 2025.
Masuknya ketiga nama ini ke dalam daftar tiga besar menandai berakhirnya tugas teknis Panitia Seleksi.
Sesuai dengan mekanisme manajemen ASN, daftar tiga nama ini selanjutnya akan diserahkan kepada Bupati Batang Hari selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, untuk kemudian dipilih satu nama yang bakal dilantik menjadi Kadis Kesehatan Batang Hari definitif. (Eko)
